Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Candu Pertama

[PUISI] Candu Pertama
ilustrasi tangan yang coba merengkuh (pixabay.com/JacksonDavid)
Share Article

Aku di sini
Mencoba menahan diri
Untuk tetap di sini
Membaca rangkai kata di depanku
Memahami yang tersurat
Yang tersirat
Angka dan gambar di kepalaku
Tapi, tak bisa
Dia mencoba lagi dan tak bisa

Seseorang nun di sana menghampiriku
Menegurku
Menyapaku

Tangannya membawaku untuk berlari
Lari dari bangkuku ini
Tapi, dia tak peduli
Dia tetap membisu, tak memandangku
Dia tersenyum, senyumku semu

Kuingin kembali
Kerah baju ini tertahan
Tangannya mengeratkan
Senyum itu semu, jauh dariku
Ku tak bisa menggapainya
Kuingin kembali

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

[PUISI] Puisi Tidak Pernah Cukup

18 Nov 2021, 22:22 WIBFiction
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More
[PUISI] Labirin Perasaan

[PUISI] Labirin Perasaan

02 Jul 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Persembahan

[PUISI] Persembahan

02 Jul 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Realitas Bayangmu

[PUISI] Realitas Bayangmu

02 Jul 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction