Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Canggung

[PUISI] Canggung
unsplash.com/@denizgocmeen

Tidakkah kau merasa kita pernah terlalu dekat
Gejolak rasaku dahulu ikut memekat
Aku yakin kau melihat
Kau hanya berdiam meski tak pernah sesaat

Di matamu kini hanya ada aku yang menyalahkanmu
Mengoreksi dan mendikte kecacatanmu
Menggumpalkan emosi, meski tak pernah membuyarkannya kembali
Kita hanyalah sepasang burung yang tengah berlepas diri

Terbang mengayomi angin yang melalaikan hati
Sudahlah, ego merangkul kita semaunya sendiri
Cukuplah ditelan kubangan gengsi
Cukuplah itu membuat diri bangun dan bersama lagi

Kita canggung dan semakin jauh
Bersamanya rasa kita pula ikut meluruh
Tanpa kata, tanpa bahasa, tanpa komunikasi, meski sebatas menyapa
Sudah berbeda, sudah berubah, canggung, kita semakin canggung saja

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Meld Awan
EditorMeld Awan

Related Articles

See More

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction