Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Cara Laut Merawat Luka

[PUISI] Cara Laut Merawat Luka
ilustrasi perempuan yang mencintai dirinya dalam bentuk paling sunyi (pexels.com/Jose David Sinza)

Aku akan mencintai diriku
seperti laut mencintai dirinya sendiri—
tak terburu menjelaskan kedalamannya,
tak sibuk membuktikan bahwa tenang
bukan berarti tak bergelora.

Dari ombak, aku belajar
menghapus jejak tanpa dendam,
melepas yang datang tanpa janji
untuk menahannya tetap tinggal.

Aku tak ingin lagi
menguliti luka
hanya agar dunia percaya bahwa aku pernah patah.
Biarlah ia sembuh perlahan,
dalam diam yang tak minta penonton.

Tak ada ikrar besar.
Hanya keputusan-keputusan kecil
yang diam-diam menyelamatkan:
tidur saat lelah,
pergi saat tak dimengerti,
dan berhenti meletakkan hatiku
di tempat yang tak tahu caranya menjaga.

Aku akan mencintai diriku
dengan keberanian yang tak bersuara:
menjadi utuh tanpa perlu ditemukan,
bertahan meski tak ada yang menunggu di pantai.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction