Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Cerita Rembulan

[PUISI] Cerita Rembulan
Ilustrasi: red moon (unsplash.com/Victor Kallenbach)

Angkasa raya
Mulai memerah
Bentangkan warna
Penuh amarah

Berhentilah, rembulan
Sebelum surya menatang
Berhentilah, rembulan
Jangan kau menghadang

Ucapkan mantra
Satu, dua, dan tiga
Biar kita terus bersama
Memijak Bulan
Penuh darah

~ | PAGI |
[BGM: LOOΠΔ - Hyper Ballad]

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tania Stephanie
EditorTania Stephanie
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction