Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Dalam Pelukan Senja

[PUISI] Dalam Pelukan Senja
ilustrasi senja (unsplash.com/Johannes Plenio)
Share Article

Senja turun perlahan, membawa jingga yang muram,
Angin menyampaikan rindu dalam bisik yang diam.
Kau dan aku duduk, tak perlu kata panjang,
Tatapan saja cukup—kita saling mengerti yang hilang.

Langit berpendar merah, seperti luka yang indah,
Cinta kita tak bising, tapi tumbuh di sela resah.
Kau genggam tanganku seolah ingin berkata:
“Aku tak pergi, walau waktu bisa menggoda.”

Ada tenang dalam cemas yang tak terucap,
Seperti laut yang setia menanti senja menatap.
Kita belajar cinta bukan soal siapa yang menetap,
Tapi siapa yang tetap walau langit mendadak gelap.

Di akhir cahaya, kutemukan kamu dalam doa,
Bersama harap yang tak tumbuh dari kata-kata.
Karena cinta, seperti senja, tak pernah sia-sia—
Hadirnya singkat, namun maknanya sepanjang masa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Balikpapan Baru

03 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Komuni Jiwa

[PUISI] Komuni Jiwa

03 Jun 2026, 09:08 WIBFiction
[PUISI] Negara Hadir

[PUISI] Negara Hadir

03 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Jingga Selamanya

[PUISI] Jingga Selamanya

01 Jun 2026, 19:38 WIBFiction
[PUISI] Punggung Bumi

[PUISI] Punggung Bumi

30 Mei 2026, 21:12 WIBFiction
[PUISI] Rekam Jejak

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction