Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Dekapan Malam

[PUISI] Dekapan Malam
unsplash.com/@dollargill
Share Article

Malam ini hanya 9° celcius 
Selimutku kalah mencegah dingin
Rintihan anala yang sekadar hiasan pendengaran
Setiap sergapan dingin aku menggigil


Pikiranku ikut membeku sekaligus bosan
Memenjarakan seseorang di alam bawah sadar
Padahal harusnya kusudah tidur pulas
Tuk mengulang mimpi-mimpi imajinatif


Namun tanganku mengelak tegas
Dia menari-nari di atas kertas kosong
Mengisinya dengan barisan kalimat
Kendati kabut memenuhi ruang mimpi


Semua emosi terus mengalir sampai nihil 
Larut dalam kata-kata calak yang menjerumuskan
Di sini aku mulai takut akan fakta dan penyesalan


-jellosp.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
erwanto
Editorerwanto

Related Articles

See More

[PUISI] Tumbang di Tanah Surga

14 Jun 2026, 12:07 WIBFiction
[PUISI] Sehelai Daun Maple

[PUISI] Sehelai Daun Maple

13 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Pahat

[PUISI] Pahat

13 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Satu Persen

[PUISI] Satu Persen

11 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menolak Padam

[PUISI] Menolak Padam

10 Jun 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Ulasan

[PUISI] Ulasan

10 Jun 2026, 21:27 WIBFiction