Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Dengarkan Suara Diamku

[PUISI] Dengarkan Suara Diamku
Ilustrasi perempuan (Pexels/Pixabay)
Share Article

Hadir orkestra berkepanjangan di kepala
Enggan diam meski puluhan kali dipaksa
Tongkat dirigen takkan turun selama raga masih terjaga
Melodi tak bernada trus memaksa

Ribuan jejak pikiran berdesakan di dada
Bergejolak ingin terurai lewat kata
Namun apa daya, diri sendiri masih menjadi tempat ternyaman
Untuk mengutarakan semua ironis kehidupan

Suaraku terdengar tak acuh
Bahasaku tak terucap meski badai bergemuruh
Pikirku masih takut akan menusuk
Ataupun menemukan telinga yang tak perlu

Bisakah engkau membantu
Mengulurkan tangan untuk meraihku
Agar tak hanya aku yang tahu
Semua benang kusut di kepalaku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Sisi Gelap Senja

04 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Balikpapan Baru

[PUISI] Balikpapan Baru

03 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Komuni Jiwa

[PUISI] Komuni Jiwa

03 Jun 2026, 09:08 WIBFiction
[PUISI] Negara Hadir

[PUISI] Negara Hadir

03 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Jingga Selamanya

[PUISI] Jingga Selamanya

01 Jun 2026, 19:38 WIBFiction