Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Di Bawah Langit Kelabu

[PUISI] Di Bawah Langit Kelabu
ilustrasi tenggelam dalam sepi yang tak berujung (pixabay.com/TerriAnneAllen)
Share Article

Aku berjalan di atas debu,  

jejak-jejak tak lagi dikenali,  

seperti wajah yang memudar  

di cermin berlumur kabut.

Siapa kau, wahai waktu,  

yang membawaku pergi dari diriku sendiri?  

Dalam diam aku terisap,  

ke dalam jurang sepi  

tak bertepi.

Dulu aku mengenal api,  

dalam dada yang kini membeku.  

Mimpi-mimpi hancur di antara reruntuhan  

kata yang tak sempat diucap,  

harapan yang tak pernah datang.

Mereka bicara tentang cahaya  

tapi aku hanya melihat bayang-bayang.  

Dan di bawah langit kelabu ini,  

aku adalah hujan yang tak jadi turun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kakek Anak
EditorKakek Anak

Related Articles

See More

[PUISI] Manusia Memang Begitu

07 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Menyelamatkan Akar

[PUISI] Menyelamatkan Akar

07 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lumrah yang Susah

[PUISI] Lumrah yang Susah

06 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kompas yang Patah

[PUISI] Kompas yang Patah

05 Jun 2026, 09:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Pernah Usang

[PUISI] Tak Pernah Usang

04 Jun 2026, 16:57 WIBFiction
[PUISI] Sisi Gelap Senja

[PUISI] Sisi Gelap Senja

04 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Balikpapan Baru

[PUISI] Balikpapan Baru

03 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Komuni Jiwa

[PUISI] Komuni Jiwa

03 Jun 2026, 09:08 WIBFiction