Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Dikelilingi oleh Diri
Ilustrasi diri yang terbelunggu(pexels.com/lalesh aldarwish)

Bagai ular yang mendapat mangsa
Kau selalu ada ketika aku tersiksa
Kau hanya memberi beban hati
Membuatku tak bisa melangkah lagi

Air mata menjadi minuman yang paling dinanti
Walau aku tak ingin lagi
Kau selalu mengikatku
Membuat jalanku semakin buntu

Kau mengurungku dari sang mentari
Membuatku tak bisa berdiri lagi
Makin kucari justru makin tak berarti
Makin kudalami hati ini makin tersakiti

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team