Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Divonis Penjara Melankolis

[PUISI] Divonis Penjara Melankolis
ilustrasi ketakutan (unsplash.com/Caleb Woods)

Belum genap dua setengah windu sejak kelahiran
Hukuman Tuhan terasa begitu menyakitkan
Diborgol oleh kesunyian
Pun dihukum oleh keramaian
Benarkah, Tuhan ciptakan bayangan memang untuk pertemanan?

Mulut yang hanya bisa membisu
Sebab takut tiada rungu yang mampu merungu
Tangis yang tak sekali meringis
Juga tawa yang hanya sekadar haha
Sebab bukan sebuah jenaka yang mengobati luka

Siapa penjaga penjara melankolis?
Bantu carikan kunci
Bukakan gemboknya
Agar hanya tak selalu bermonolog bersama tembok
Juga mencari perhatian dari siluet hitam raganya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tika Nur Hasanah
EditorTika Nur Hasanah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Titik yang Enggan Dijemput Garis

25 Mar 2026, 19:22 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction