Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Doa di Ujung Malam

[PUISI] Doa di Ujung Malam
ilustrasi berdoa (IDN Times/Esti Suryani)

Di sepertiga malam yang sunyi,

Kupanjatkan lirih dalam sujud ini,

Terselip harap di antara air mata,

Ampunan-Mu, Ya Allah, yang kucari semata.

 

Langkahku sering limbung tak tentu arah,

Dosa-dosa menumpuk bagai debu di tanah,

Namun kasih-Mu tak pernah lelah,

Menanti hamba yang datang pasrah.

 

Tanganku terangkat, hatiku pun tunduk,

Mengharap rahmat meski penuh celakaku,

Jika Engkau tak ampuni aku,

Siapa lagi tempatku mengadu?

 

Luruhkan egoku, hapuskan noda,

Basuh jiwa dengan cahaya cinta,

Ijinkan aku kembali kepada-Mu,

Sebersih fajar yang menyapa waktu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Tubuh yang Dipinjam Waktu

27 Mar 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction