Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Doa-doa yang Puisi

[PUISI] Doa-doa yang Puisi
pexels.com/@josh-hild-1270765
Share Article

Malam adalah waktu di mana doa-doa atas namamu dirapalkan;
Diulang-ulang;
Penuh khusyuk;
Sampai-sampai asyik-masyuk

Begitulah malam
Waktu di mana doa-doa yang puisi dibaca lamat-lamat;
Penuh khidmat
Sesekali, bagiku sebagaimana menembangkan puisi

Doa-doaku yang puisi itu;
Adalah suatu enkripsi
Yang sengaja dibacakan terus berulang;
Boleh jadi berhasil membawamu pulang

Ke tempat doa-doa yang puisi-puisi dirapalkan;
Khidmat-khidmat;
Asyik-masyuk:

Aku,
Yang menyelipkan enigma pada doa-doa;
Pada puisi-puisi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Paradigma Kita
EditorParadigma Kita

Related Articles

See More

[PUISI] Masih Menyala Pelan

22 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction