Kelu
Lisan kita membatu
Bisu
Selalu sunyi tiap bertemu
Lesu
Ketidakjelasan yang makin buat jenuh
Alasan apa kita harus tetap maju?
Haruskah kita berhenti saja?
Kita tahu isi hati satu sama lain
Namun dikunci 'tuk tak menyeruak
Kelabu
Mendustai diri sendiri dalam kabut semu
Malu
Kita enggan sampaikan pesan dalam kalbu
Kita takut jika tak sesuai ekspektasi
Ragu,
selalu saja begitu
Payah,
kita berdualah manusia itu
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Dua Manusia Payah
![[PUISI] Dua Manusia Payah](https://image.idntimes.com/post/20200914/fromandroid-348251945b340ac1bb11ac1228157cf7.jpg)
unsplash.com/Milan Popovic
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Oh, Katanya15 Mar 2021, 21:24 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Tempat untuk Pulang17 Agu 2026, 16:07 WIB
[PUISI] Mantan Pengantin Masa Depan17 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Api yang Lahir dari Abu17 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Buta Warna16 Agu 2026, 22:48 WIB
[PUISI] Di Mana Surga Kami?16 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Bintang Jatuh Berlalu Lalang16 Agu 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Serangkai Lili Merana16 Agu 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Undangan Paling Menyakitkan 16 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Rumah Suka Duka16 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Saat Semuanya Menumpuk di Dada15 Agu 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Ke Mana Kita Menghadap15 Agu 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Pesona yang Tak Bernama15 Agu 2026, 18:07 WIB
[PUISI] Mengeja Ulang Langkah15 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Biar Takdir Membawaku Jauh15 Agu 2026, 05:04 WIB
[Puisi] Yang Tersisa Setelah Segalanya14 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Patah-Patah Napas14 Agu 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Pulang Kepada Diriku yang Sederhana14 Agu 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Barangkali Memang Bukan Kita14 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Dewi Kebahagiaan13 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Jangan Rusak Alam Ini13 Agu 2026, 20:27 WIB