Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Duka Abadi

[PUISI] Duka Abadi
ilustrasi sedang menangis (unsplash.com/Zachary Kadolph)

Duka abadi, terus menyelimuti
Memenuhi ruang hati yang sunyi
Tak terhapus oleh waktu yang berlalu
Meninggalkan luka yang tak bisa sembuh

Kenangan manis, kini tinggal cerita
Menghadirkan rasa sakit yang mendalam
Membawa air mata yang tiada henti
Menyelimuti jiwa yang seakan kosong

Dalam kesedihan, kita bisa belajar
Bahwa hidup tak selalu berjalan mulus
Namun kita bisa menghadapinya dengan tabah
Mencari makna dalam setiap penderitaan

Duka abadi, takkan pernah sirna
Namun kita bisa belajar untuk meredakan
Menerima dan memaafkan dalam hati
Hingga duka itu menjadi sebuah pelajaran

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Alwi Bastomi
EditorAlwi Bastomi

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction