Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Duka Penyair

[PUISI] Duka Penyair
ilustrasi seseorang yang dilanda duka (pexels.com/Vickie Intili)

Aku adalah penyair yang dibesarkan berita duka:
Tentang ibu yang kehilangan anak karena perang
Tentang petani yang sawahnya dirampas tambang
Tentang anak sekolah yang putus sebelum bisa membaca
Tentang perempuan yang bersuara lalu dibungkam
Dan lelaki yang menangis tapi disuruh diam.

Aku menulis bukan untuk dikenal
Tapi agar dunia tahu
Bahwa duka juga ingin didengarkan
Meski tak selalu dimenangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Senyum Kecil

[PUISI] Senyum Kecil

14 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Persimpangan Hari

[PUISI] Persimpangan Hari

13 Mei 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Aku Cemburu

[PUISI] Aku Cemburu

13 Mei 2026, 05:04 WIBFiction