Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Elemen Kehidupan

[PUISI] Elemen Kehidupan
unsplash.com/Eric Ward

Mereka menganggap,
ia hanya seorang budak
Mereka tak tahu,
ia lebih dari sekadar pengertian;
akan sumur, dapur, dan kasur

Ketika ia tancapkan tonggak
Terukir cabang di atas tanah
Dalam dan tegas syarat akan maksud dan tujuan

Menjelma menjadi air yang mengalir
Memenuhi cabangnya
Dengan tenang mengalun lemah lembut
Penuh kehati-hatian agar tak mengikis tebingnya
Bersabar mengikuti jalannya

Terkadang air bertiup membelokkan arah air
Bukan tanda munafik, namun ekspektatif
Di detik yang ia yakini, ia harus memutar kemudi
Untuk memegang kendali atas
arah peradaban pertiwi

Dan dengan api kehangatan yang menyelimuti
Ia melambung tinggi
Berpikir kreatif tuk bertukar materi

Seperti itulah ia,
sosoknya terpatri dalam
empat buah elemen kehidupan
Yang mana kita sebut ia dengan istilah: perempuan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Ruang antara Dua Hening

30 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Inang Benalu

[PUISI] Inang Benalu

27 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rumit

[PUISI] Rumit

26 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Sepi yang Berisik

[PUISI] Sepi yang Berisik

26 Apr 2026, 05:25 WIBFiction