Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Empati yang Berarti

[PUISI] Empati yang Berarti
ilustrasi menawarkan bantuan (pexels.com/Philip Justin Mamelic)

Ada luka yang tak pernah bicara
Hanya bisa terlihat di sudut mata
Seperti bayang yang terperangkap malam
Ia mengalir tanpa arah

Di ujung lelah yang tak berkesudahan
Ada tangan yang tak meminta balasan
Diamnya adalah pelukan yang utuh
Menenangkan tanpa harus berharap

Empati tumbuh di tempat sunyi
Dalam hati yang tahu arti kehilangan
Bukan soal menjawab, bukan soal bertanya
Ia ada untuk menemani tanpa alasan

Di setiap jejak yang ditinggalkan
Empati melukis makna yang abadi
Bukan pemberi cahaya, bukan penghapus gelap
Ia hadir dan selalu membawa arti

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sajak untuk Rindu yang Tak Pernah Selesai

23 Mar 2026, 22:52 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction