Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Filosofi Tanpa Fondasi

ilustrasi perempuan bercermin
ilustrasi perempuan bercermin (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Di balik langkah yang tampak mantap menapak hari demi hari
Ada getar halus di tanah tempat pijakku berdiri
Bagai bangunan megah tanpa dasar yang benar-benar pasti
Aku berjalan sambil menerka: kokoh, atau akan runtuh nanti?

Semakin usia maju mengetuk pintu
Tanggung jawab menjulang bak dinding tanpa batu penentu
Dulu, ketakutanku hanya sebatas nilai dan tugas yang seringkali berseteru
Kini, masa depan menagih fondasi, bukan sekadar laju

Label produktif tersemat seperti lencana penghargaan di dada
Padahal, jiwaku berputar bagai kincir di ruang hampa udara
Kukutip banyak filosofi agar terlihat menguasai makna
Padahal, dasar dalam diri belum sepenuhnya kupunya

Meski begitu, langkah tetap kutata setenang embusan angin
Menggali tanah rapuh, merapikan retak-retak dalam batin
Mungkin gundah ini adalah cara membangun fondasi yang lama tertinggal dari diriku sendiri
Sebab mencari bukan kesia-siaan, kadang justru awal dari kokoh yang sejati

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Langkah Pertama setelah Hujan

16 Des 2025, 13:47 WIBFiction
ilustrasi orang menempelkan sticky notes

[PUISI] Pergi untuk Pulang

15 Des 2025, 21:07 WIBFiction
ilustrasi memasak bersama keluarga

[PUISI] Aroma Masakan Ibu

14 Des 2025, 05:15 WIBFiction
ilustrasi secangkir kopi (pexels.com/Boryslav Shoot)

[PUISI] Kopi Hitam

14 Des 2025, 05:04 WIBFiction
Posisi tenang

[PUISI] Harapan Fana

12 Des 2025, 16:57 WIBFiction