Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Hadiah untuk Ayah

[PUISI] Hadiah untuk Ayah
ilustrasi ayah dan anak perempuannya (pixabay/jessicahorkey)
Share Article

Aku gemar sembunyikan sinar rembulan

Agar Ayah pergi dan mencari sinar lainnya

Aku gemar palsukan patuh dan sajikan bualan

Agar Ayah berhenti cerita tentang surga

Kita sudah tak lagi berjalan di tempat yang sama

Aku sudah buta, tersasar entah ke mana

Tanganku tetap mengadah dan berdoa

Semoga Tuhan memberi ampunan bagi kita

Aku harap Tuhan dapat mengerti

Bahwa akulah yang menenggelamkan diri sendiri

Aku harap Tuhan dapat memahami

Bahwa Ayah sudah mengerahkan sepenuh hati

Untuk menyelamatkan anaknya yang tidak tahu diri

Semoga kelak kita bisa bersama

Dan bukan hidup di bawah sana

Meski tak pantas aku bercahaya

Setidaknya kuingin Ayah bahagia

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Isdianti Rosellini
EditorIsdianti Rosellini

Related Articles

See More

[PUISI] Ibuku adalah Samudera Biru

01 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Punggung Bumi

[PUISI] Punggung Bumi

30 Mei 2026, 21:12 WIBFiction
[PUISI] Rekam Jejak

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Dompet Renta Ayah

[PUISI] Dompet Renta Ayah

28 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Selembar Pasrah

[PUISI] Selembar Pasrah

27 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Jubah Prasangka

[PUISI] Jubah Prasangka

27 Mei 2026, 05:04 WIBFiction