Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Harapan Baru

[PUISI] Harapan Baru
Unsplash.com/SarahMak

Aku besar dengan tidak wajar
Menggelangsar ribuan memori-memori berakar
Dunia luas namun aku ditempatkan dalam sangkar
Dalam dekapan selimut tanda tanya, aku berkata, "Apakah ini hal paling benar?"

Setelah besar aku akan menatap kota dengan nanar
Meski dihantui cerita tentang jiwaku yang akan terbakar
Mula-mula kuawali dengan senyum dan jantung berdebar
Sudah saatnya kapalku berlayar

Impianku segera kugarap
Citaku tumbuh dalam jutaan harap
Meski waktu ini jerihku belum teranggap
Aku, masih terus bercakap-cakap

Aku masih tumbuh dalam harap baruku
Namun hal-hal terjadi tidak sesuai mauku
Andai kementakan opsi terburuk terjadi padaku
Adalah harapku yang ternyata membesar dalam diriku; Dan melenyapkanku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction