Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[Puisi] Kata

[Puisi] Kata
theatlantic.com

Kutulis sebuah puisi,
Menggoreskan tinta dengan seni.
Memang butuh waktu untuk dimengerti

Kubuat sebuah karya, 
Melalui tulisan yang berirama.
Tanpa suara, hanya sebait kata

Kucoba menulis cerita.
Berimajinasi dengan segala duka
Berwacana khalayaknya penyair idola

Kucoret sebuah buku
Melafalkan penuh arti rindu
Mengungkapkan agar kelak segera temu

Biarkan saja aku berkreasi.
Dengan rindu yang berat di hati.
Membuat otakku penat, ingin sekali mati.
Jantung tersekat, paru-paruku terkekang.
Otakku melayang terbang merasakan rindu padamu puan yang begitu dalam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Mengalir Menuju Lautku

27 Mar 2026, 07:00 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction