Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Hari-hari yang Tabah

[PUISI] Hari-hari yang Tabah
ilustrasi orang berdiri (pexels.com/Tobias Bjørkli)

Hidup itu berjalan dengan suka dukanya
Kata-kata itu kali pertama kau lantamkan
Pada jiwa yang tenang sehabis harap tergoyahkan
Lantas, senyuman itu hanya menjungkar
Membalas, diam

Kembali kau lafalkan kata-kata itu lagi
Pun di hari-hari berikutnya, hari-hari yang panjang
Hari ketika kau berjuang untuk masa depan
Memikul peran dalam riuhnya kehidupan

Kata-kata itu bak api bagimu, bukan
Yang menyulut semangatmu untuk tetap bertahan
Nyatanya, langkahmu terus terjaga
Meski lelah, meski berkali-kali tumbang
Kau tetap kembali berdiri tegar dengan doa-doa
Dan aku, terkesima

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Riani Shr
EditorRiani Shr
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Siap, Sungguh, Tahu

08 Mei 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Kegagalan

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pantang Terusir

[PUISI] Pantang Terusir

06 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lampu Kota

[PUISI] Lampu Kota

05 Mei 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Lima Jenis Cinta

[PUISI] Lima Jenis Cinta

04 Mei 2026, 09:48 WIBFiction
[PUISI] Peluh yang Bersemi

[PUISI] Peluh yang Bersemi

04 Mei 2026, 05:04 WIBFiction