Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sekadar Gegap Gempita

[PUISI] Sekadar Gegap Gempita
ilustrasi gegap gempita (pexels.com/Sebastian Ervi)

Seharusnya engkau mampu memaknai sakral
Mereka gugur bukan sebagai tumbal
Ucapan semangat yang membakar
Bukan tentang kalimat pembual

Di mana budaya dan adat kita?
Sudah berganti perilaku nista
Euforia sekadar gegap gempita
Berlenggak-lenggok tanpa tahu makna

Engkau bilang sebuah semangat perayaan?
Sejatinya sedang menormalisasi penistaan
Mengapa engkau tak membentuk euforia yang beradab?
Sakral dan etis yang tetap membakar semangat

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Bumi yang Menunggu Kita Sadar

22 Apr 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Kepada Perempuan

[PUISI] Kepada Perempuan

22 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memetik Purnama

[PUISI] Memetik Purnama

21 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Malaikat Palsu

[PUISI] Malaikat Palsu

21 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bising Amoral

[PUISI] Bising Amoral

20 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menjadi Abadi

[PUISI] Menjadi Abadi

20 Apr 2026, 05:48 WIBFiction
[PUISI] Mengingat Kamu

[PUISI] Mengingat Kamu

19 Apr 2026, 11:25 WIBFiction