Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sekadar Gegap Gempita

[PUISI] Sekadar Gegap Gempita
ilustrasi gegap gempita (pexels.com/Sebastian Ervi)

Seharusnya engkau mampu memaknai sakral
Mereka gugur bukan sebagai tumbal
Ucapan semangat yang membakar
Bukan tentang kalimat pembual

Di mana budaya dan adat kita?
Sudah berganti perilaku nista
Euforia sekadar gegap gempita
Berlenggak-lenggok tanpa tahu makna

Engkau bilang sebuah semangat perayaan?
Sejatinya sedang menormalisasi penistaan
Mengapa engkau tak membentuk euforia yang beradab?
Sakral dan etis yang tetap membakar semangat

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Hilang

01 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kopi Tanpa Asap

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Sepi

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction