Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Haus

[PUISI] Haus
unsplash.com/Shane Rounce
Share Article

Satyalencana pada bungah pula nestapa,
tiada sanggah yang berani singgah mengetengahkan.

Hiruk-pikuk pawana, lalu lalang gundah gulana.
Hilir mudik gegana, dari jingga hingga jingga.
Namun, adakah rupamu tertampak di sana ?

Ia sudah haus, sejak pertama.
Roman sejuk, aroma teduh, raib begitu saja dari jemarinya.
Tinggal angan senyum rupawan tersisa.
Ia teguk sejumput demi sejumput sambil mengutip detik ingatan.
Sebab, pada samudera netranya, tirta sudah gersang semenjak lalumu, memang.
Namun, lagi-lagi ikrarmu mengguyur sekujur raga.
Meski setetes pun tak pernah bergulir memenuhi dahaga.
Ia telah belajar dari caramu menjinakkan sahara, rupanya.

Musim terus melangsir, dari panas, ganas, hingga cemas.
Masih tak cukup becus menatah bayang-bayang tubuhmu,
kembali ke pekarangan.

Baiklah, jika kemarau memang tak hendak bersepakat.
Enggan pula tuk tandas.
Kau harus tahu, bahwa hausnya untukmu tak berbatas.

Cepu, 26/04/2019

-IND-

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction