Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sederhana yang Langka

[PUISI] Sederhana yang Langka
ilustrasi keluarga kecil yang hangat (pexels.com/Arina Krasnikova)

Pagi merekah di kaca jendela
Menampilkan drama yang tak biasa
Satu keluarga saling bertegur sapa
Sederhana, namun terasa sangat langka

Ada langkah kecil di samping ayahnya
Ada lambaian ibu di ambang pintunya
Aku menatap dari ruang yang berbeda
Menyadari hangat itu belum milikku jua

Kurelakan sibuknya jemari orang tuaku
Mungkin begitulah cara mereka menjagaku
Kini damai sudah menetap di jiwaku
Menghapus sisa sepi di masa laluku

Suatu saat nanti di rumah yang baru
Hangat akan menjadi udara di setiap penjuru
Anakku takkan menatap jendela dengan rindu
Sebab pelukku adalah tempatnya bertumpu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Dua Gelas Americano Malam Itu

29 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Inang Benalu

[PUISI] Inang Benalu

27 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rumit

[PUISI] Rumit

26 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Sepi yang Berisik

[PUISI] Sepi yang Berisik

26 Apr 2026, 05:25 WIBFiction