Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Hei Nona Berkerudung Merah

Pexels.com/Fardinprotik
Pexels.com/Fardinprotik

Hei nona berkerudung merah
Singgah lah sebentar digubuk hamba
Kuberi sedikit cerita
Tentang masa muda penuh cinta

Hei nona mengertilah
Bahwa cinta itu kejam

Cinta itu menyiksa
Salah letak, bisa retak

Cinta itu durjana
Mengantarkanmu pada bahagia;
Memulangkanmu pada nestapa

Sedangkan cintamu adalah tumbalnya
Terkikis tipis
Lalu hancur remuk seutuhnya

Maka nona cantik,
Jangan pernah sesekali memainkannya
Jangan pernah jatuh cinta jika bodoh
Atau nona cantik akan dihantarkan pada dua pilihan
Antara bersikeras dalam diam, mencintai dengan paksaan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Tania Stephanie
EditorTania Stephanie
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Bukan Sekadar Cerita

16 Feb 2026, 20:38 WIBFiction
ilustrasi orang menyambut bulan Ramadan

[PUISI] Fajar Ramadan

16 Feb 2026, 06:15 WIBFiction
ilustrasi bunga jalanan

[PUISI] Bunga Jalanan

16 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi seorang anak memegang lilin

[PUISI] Tak Ingin Redup

15 Feb 2026, 21:48 WIBFiction
Ilustrasi siluet senja

[PUISI] Serupa Senja

15 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi kebaikan

[PUISI] Putaran Awal

15 Feb 2026, 20:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction