Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Jakarta Senja Ini

[PUISI] Jakarta Senja Ini
unsplash.com/@mybibimbaplife

Bohongnya para penyair mengatakan bahwa setiap senja memiliki semburat jingga keemasan.

Buktinya, Jakarta senja ini tidak jingga, namun biru dengan sedikit awas beriring membawa ledakan rindu yang pasti akan terbagi setetes demi setetes.

Jakarta senja ini cerah, namun sayup azan magrib terdengar parau di telinga ini. Entah.

Jakarta senja ini tampak berat membawa-bawa rindu, makanya ia meminta awan untuk membawakannya. Sesekali awan yang beriring itu melepas beban berat yang dipikulnya dalam bentuk gerimis yang selalu tidak pernah berharga dalam sibuknya Kota Jakarta.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Siap, Sungguh, Tahu

08 Mei 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Kegagalan

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pantang Terusir

[PUISI] Pantang Terusir

06 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lampu Kota

[PUISI] Lampu Kota

05 Mei 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Lima Jenis Cinta

[PUISI] Lima Jenis Cinta

04 Mei 2026, 09:48 WIBFiction
[PUISI] Peluh yang Bersemi

[PUISI] Peluh yang Bersemi

04 Mei 2026, 05:04 WIBFiction