Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Janji yang Kini Ditinggalkan
ilustrasi janji jari kelingking (pexel.com/Natali Wonkaz)

Pikiranku tiba-tiba melayang ke angkasa
Menatap indahnya warna langit biru
Tatapanku tertuju pada segumpalan awan di sana
Melayang tanpa pegangan di udara
Seolah berkata tak apa kau tak akan jatuh

Seandainya dulu kau pun begitu
Memegangku erat tanpa ragu
Bagai awan yang kulihat itu
Mungkin kisah ini akan indah
Di mana kita menari bersama
Diiringi melodi nan romantis
Yang dimainkan sang pencipta

Perih rasanya hati ini mengingat kembali
Ingin mengutuk pun percuma
Kau tak pantas dikasihani
Lebih baik memilih sendiri
Tenggelam dalam kebahagiaan diri

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎