Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Jeda untuk Merenung

[PUISI] Jeda untuk Merenung
ilustrasi wanita merenung (pexels.com/Feyza Yıldırım)

Aku suka kesendirian
Namun bukan kesepian
Aku menghayati kehidupan
Dari segala kebahagiaan dan penderitaan

Imajinasiku membutuhkan ketajaman
Dalam keheningan malam yang panjang
Seakan ku tergila dalam khayalan
Namun sangat mengasyikkan
Di dalam petualangan pikiran

Aku lupa dengan kenyataan
Segala bentuk rupa kekacauan
Hingga kejadian yang telah terlupakan
Kini aku mendapat pemahaman
Sinyal agung semesta menjadi tuntunan

Sungguh aku tak terpikirkan
Dengan jeda yang cukup panjang
Seakan aku berada dalam penjelajahan
Dalam suasana jeda perenungan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Abay Asyamar
EditorAbay Asyamar
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Langit yang Terluka oleh Manusia

10 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction