Di bawah jembatan tua, derasnya sungai
Membawa nama-nama yang pernah dilupakan
Aku lemparkan batu, mengganggu aliran
Yang membawa bayangan wajah-wajah tertidur
Air berkata dengan derai-derai
Yang mengukir batu menjadi cerita
Tapi jembatan ini rapuh, terbuat dari waktu
Yang retak ketika kau berhenti melangkah
Kami berdiri di sisi yang berbeda,
Dengan tangan yang sama pernah bertaut
Angin membawa sisa-sisa percakapan
Yang hilang di antara puing-puing musim
Jembatan ini tak pernah selesai dibangun
Sejak kau pergi membawa sebagian batu
Aku tinggal dengan separuh gema
Yang tak bisa menjelaskan kenapa
Sekarang aku duduk di sisa
Yang kau tinggalkan, memandangi arus
Yang membawa hari-hari ke depan
Sementara waktu terus mengikis
Pilar-pilar yang tersisa
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Jembatan Waktu yang Tersesat
![[PUISI] Jembatan Waktu yang Tersesat](https://image.idntimes.com/post/20251208/pexels-alteredsnaps-17479947_7dbc0720-3267-45f1-9e0a-a0caf7eb3368.jpg)
ilustrasi jembatan tua yang di bawahnya dilewati aliran sungai (pexels.com/Connor McManus)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Sajak Laut09 Des 2025, 05:04 WIB
- [PUISI] Mendamba Atensi07 Des 2025, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Perahu Tanpa Pelabuhan23 Agu 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Ketika Tawa Tumbuh Tanpa Alasan23 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Nisan Kecil22 Agu 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Desah Rumput Kering22 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Liturgi22 Agu 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Hari Hujan Terakhir22 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ingatan yang Memilihmu21 Agu 2026, 20:48 WIB
[PUISI] Detik Warna21 Agu 2026, 16:47 WIB
[PUISI] Sekuntum Rindu Pertama21 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Hari yang Ikut Pulang20 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Musim yang Telah Berlalu20 Agu 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Kursi Kosong di Baris Terakhir20 Agu 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Maaf untuk Luka yang Bukan Salahmu20 Agu 2026, 05:25 WIB
[Puisi] Saat Kau Berbisik19 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Nisan Muda19 Agu 2026, 16:07 WIB
[PUISI] Langit yang Mengingatkanku19 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dialog Pertikaian19 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Sisa dari Sebuah Penantian18 Agu 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Anatomi Sunyi18 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Aku, yang Berlama-lama Merawat Luka18 Agu 2026, 05:04 WIB