Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Jiwa yang Tidak Pernah Mati

[PUISI] Jiwa yang Tidak Pernah Mati
potret jejak kaki (pexels.com/Min An)
Share Article

Perasaanku memang sudah mati

Tapi tidak dengan jiwaku

Senyuman memang sudah tidak pernah tampak

Tapi tekadku semakin matang

 

Aku memang kerap jatuh

Saat luka kerap datang

Tapi tidak cukup menghentikan

Langkahku untuk lebih jauh melangkah

 

Lukanya memang belum mengering

Dan aku tidak akan menampiknya

Tapi aku pun tidak ingin kalah

Justru semakin membuatku ingin membuktikan

Bahwa aku bisa berdampingan dengan luka

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team