Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Jiwa yang Tidak Pernah Mati

[PUISI] Jiwa yang Tidak Pernah Mati
potret jejak kaki (pexels.com/Min An)

Perasaanku memang sudah mati

Tapi tidak dengan jiwaku

Senyuman memang sudah tidak pernah tampak

Tapi tekadku semakin matang

 

Aku memang kerap jatuh

Saat luka kerap datang

Tapi tidak cukup menghentikan

Langkahku untuk lebih jauh melangkah

 

Lukanya memang belum mengering

Dan aku tidak akan menampiknya

Tapi aku pun tidak ingin kalah

Justru semakin membuatku ingin membuktikan

Bahwa aku bisa berdampingan dengan luka

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Mengalir Menuju Lautku

27 Mar 2026, 07:00 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction