Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kabar Malam

[PUISI] Kabar Malam
pexels.com/Rakicevic Nenad

Malam ini tak terlihat rasi bintang di angkasa

Tertutup oleh awan yang cemburu dengan ritual sakral

Ampunan hamba-hamba terpilih didekap erat oleh Dia

Pemilik Kasih yang menerima jamuan maaf di hari-hari terkahir

 

Tinggal beberapa tangga tersisa

Menuju hari kemenangan 

Akankah sepi ini akan terus berlanjut?

Atau tetap diam dalam ketidakpastian palsu?

 

Sudahlah

Tak ada lagi yang perlu dinyanyikan

Senandung ini hanyalah pengantar rindu

Bagi jiwa-jiwa yang hampir punah dimakan waktu

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lena Latipah
EditorLena Latipah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hati

[PUISI] Kepada Hati

22 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Asa Tersisa

[PUISI] Asa Tersisa

22 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Buat Apa Bersuara?

[PUISI] Buat Apa Bersuara?

22 Feb 2026, 05:04 WIBFiction