Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Kala Goda Bertandang

[PUISI] Kala Goda Bertandang
ilustrasi wanita menatap nanar ponselnya (pexels.com/Mikoto)
Share Article

Mengapa mesti bersusah payah datang?
Jika bahu yang kau kasih pinjam,
Tak bertahan kala goda bertandang

Tanpa ragu, seulas senyum sempat tersisip
Di antara riaknya sumur air mata
Juga sebongkah kekhawatiran
Akan masygulnya perpisahan

Saat itu kau genap dua puluh tujuh
Waktu yang tepat untukmu bertualang
Ah, tapi benar sungguh
Semua tak lagi penting, Sayang

Patah hati punya banyak cara dan warna
'Tuk masuk lalu menggilas habis semuanya
Cinta yang jatuh, setiap kejatuhan dalam cinta

Meski bujuk rayu telah kau menangkan
Apa-apa dengan riang hati kulakukan
Kau justru asyik mencumbu gundik jalang
Sementara aku limpung dalam harap penyatuan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

[PUISI] Retorika Jiwa

05 Apr 2022, 20:28 WIBFiction
Topics
Editorial Team
Chalimatus Sa'diyah
EditorChalimatus Sa'diyah

Related Articles

See More
[PUISI] Labirin Perasaan

[PUISI] Labirin Perasaan

02 Jul 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Persembahan

[PUISI] Persembahan

02 Jul 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Realitas Bayangmu

[PUISI] Realitas Bayangmu

02 Jul 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pemain Curang

[PUISI] Pemain Curang

30 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lambang Buram

[PUISI] Lambang Buram

29 Jun 2026, 17:47 WIBFiction