Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Kalang Kabut

[PUISI] Kalang Kabut
ilustrasi suasana ramai (pexels.com/Jimmy Liao)
Share Article

Remuk redam di bawah sinar temaram
Ditingkahi selimut kabut membentangkan jubah
Berhambur bermanusia tanpa beraturan
Tak mengingat pencipta yang menentukan segala tatanan

Melanglang buana bersama hiruk pikuk
Mengganggu hening agar tak khusyuk
Berlarian di bawah semesta yang muram
Sesekali sambil memunculkan ekspresi geram

Hendak ke mana meredam kekacauan
Sedangkan hening sudah telanjur hilang
Damai bermetamorfosis menjadi kericuhan
Sungguh realitas yang malang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro

Related Articles

See More

[PUISI] Secercah Gelisah

24 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction