Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Kanvas Putih
ilustrasi melukis (magnific.com/freepik)

Jarum jam yang berlomba dengan harapan

Kian kaburkan jalur pacu kesempatan

Angan-angan yang membukit tanpa haluan

Malah tergerus abrasi ombak penyesalan

 

Tak pernah ada ruang untuk yang kalah

Tak kenal alibi menyerah karena kondisi

Kini dunia terlalu kompetitif untuk sekedar berserah

Terlalu polos untuk hanya menerka fantasi

 

Tak ada pilihan selain membuka jeruji mata secara bebas

Serta memasang tulang belakang kembali pada hakikatnya

Kita tak kenal evolusi hanya dari rasa takut sang pemalas

Kita percaya asa akan terus ada selama dunia bertahta

 

Semesta masih punya kanvas putih untuk dilukis

Tersusun indah galeri afeksi untuk masa depan

Padukan warna mimpi dan sketsa yang realistis

Dan sang kolektor takdir akan berikan tanggapan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team