Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Kasih Ibu Abadi Sepanjang Masa

[PUISI] Kasih Ibu Abadi Sepanjang Masa
Ilustrasi ibu dan anak (unplash.com/jonflobrant)
Share Article

Ibu,
Setiap langkah yang kau pijak
Setiap nafas yang kau hembuskan 
Setiap detik pula jantungmu berdetak 
Ku berdoa semoga Tuhan memberkatimu lebih dari yang Ku pinta

Kau bukan dokter
Namun kau selalu upayakaAgarn agar aku sembuh 
Kau bukan koki
Namun bumbu cinta yang kau tabur selalu berhasil membuatku nafsu makan 
Kau bukanlah lulusan sarjana
Namun upayamu selalu membuatku tahu
Bahwa cinta kasihmu tidak bisa tergantikan oleh apapun 

Tapi Bu,
Mengapa kau selalu menutupi kesedihanmu?
Mengapa tidak kau bilang saja jika belum makan?
Mengapa senyummu tidak juga pudar dikala kau lelah?
Mengapa kau selalu mengutamakan kebahagiaan yang lain daripada dirimu sendiri?

Ayolah Bu, jujurlah padaku tentang semua yang kau rasa
Agar aku tahu, kau juga merasa lelah
Kau pasti sesekali ingin menangis kan, Bu?
Jujurlah Bu, supaya kau merasa lebih lega 
Ku mohon, mau ya Bu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction