Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[Puisi] Kau Tinggalkan Pesan di Puncak

[Puisi] Kau Tinggalkan Pesan di Puncak
ilustrasi puncak gunung (unsplash.com/Nurhadi Cahyono)

Aku merasa udara menipis
Saat diri ini semakin mendaki
Langkahku seperti berhitung sendiri
Seiring kebas mulai menjalar dan beku menghampiri

Dedaunan membuat tanda
Orkestra gemerisik yang keras
Ini tidak seperti apa pun yang pernah kudengar
Apakah aku masih di dunia manusia?

Burung terbang menjauh
Seiring semakin jauh ku melangkah
Dari titik terakhir aku berdiri
Diri ini bertanya, masihkah ku di alam manusia?

Nafasku seperti berhitung sendiri
Aku merasa udara menipis
Terlihat puncak menyambut hangat ... selamat datang
Akhirnya aku tiba di sini

Seperti yang kau janjikan padaku
Sebelum kau pergi
Tersembunyi pesan di tumpukan batu
Yang kau tinggalkan untukku

Aku membaca tandanya
Aku mengerti
Seketika aku menginjakkan kaki di sini
Aku mengerti

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
akhmad alfan
Editorakhmad alfan
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Perangai Mematikan

09 Mei 2026, 08:48 WIBFiction
[PUISI] Niskala

[PUISI] Niskala

08 Mei 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Kepada Kegagalan

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pantang Terusir

[PUISI] Pantang Terusir

06 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lampu Kota

[PUISI] Lampu Kota

05 Mei 2026, 17:47 WIBFiction