Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Keadilan Tertutup Awan

[PUISI] Keadilan Tertutup Awan
Ilustrasi langit gelap (unsplash/Patrick Hendry)

Daun-daun gugur dan terurai menjadi debu
Langit kelam menguasi denyut waktu
Mentari harapan hanya sisakan bayang
Tertutup awan hitam sang pujaan hujan

Dalam sekejab dunia berubah menjadi gelap
Teteskan butiran-butiran pilu yang tergenang di kalbu
Gumpalan-gumpalan awan hitam di langit
Bercerita tentang kisah politik dunia

Ketika keadilan tak lagi ditegakkan
Kehidupan berada di ambang kesemuan
Masih adakah sekuncup harapan?
Yang kan buat perubahan
Ataukah hanya ada mulut-mulut yang diam tanpa sepatah kata
Menyulam bisu dan terbelenggu dalam sisa waktu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction