Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[Puisi]: Kembalilah, Puan...

[Puisi]: Kembalilah, Puan...
Instagram
Share Article

 

Akan kuceritakan sedikit tentang rindu

Sebuah perkara yang tak kunjung selesai,

Meskipun hikayat cinta kita telah usai

Karena perihal rindu ini cukup syahdu

Meskipun peraduan itu tak lagi bersinar di hatiku

 

Engkau pantas berbangga, puan..

Kehadiranmu sempat mewarnai dunia pemuda ini

Ia yang menamakan dirinya Tuan Tujuh

Yang saat ini berpeluh dalam melantangkan keluh

Karena kau yang pergi tanpa pesan

Meninggalkan kesan layaknya luka menahun

 

Namun,

kau tak bisa dipersalahkan

Karena kepergianmu adalah kesalahanku

Yang tak mampu mengurai cinta dengan benar

Membiarkan ego membelenggu hati yang lemah ini

 

Hingga saat ini..,

Tembang penyesalan masih berdendang dengan lantang

Tak peduli dengan bathin yang semakin terkikis

Karena rindu tanpa peraduan yang terus mengiris dengan bengis

 

Ini sungguh kejam..

Namun tiada siapapun  yang patut dipersalahkan

Melainkan diri yang bodoh dan nista ini

Bodoh ketika membuat kau pergi tanpa pesan,

Nista ketika merindu dengan kau yang tak berkesan

 

Aku tahu, puan..

Hikayat cinta kita telah usai dan langsai

Karena bagimu, tiada lagi hutang cinta yang  harus dipenuhi

Namun, sudilah kita engkau berlapang hati berbesar jiwa

Melihat diriku yang begitu memelas saat mengemban derita

Perihal rindu akan dirimu yang tak kunjung hilang

Perihal gejolak cinta kepada dirimu yang tak kunjung padam

 

Kembalilah, puan..

Karena tempatmu masih tak tersingkirkan

Aku tahu, kau masih melalang buana dalam pencarian hidup

Namun, sudah saatnya ku pertegaskan

Bahwa rindu dan cinta semakin lantang memanggilmu

Untuk pulang dan menetap dalam keharibaan

 

Kembalilah..

Karen rindu sudah cukup membuat cinta ini menderita

 

Share Article
Topics
Editorial Team
Mohammad Aliman Shahmi
EditorMohammad Aliman Shahmi

Related Articles

See More

[PUISI] Manusia dan Laut yang Dipikulnya

24 Jun 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction