Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Kisah Secangkir Cokelat Hangat

[PUISI] Kisah Secangkir Cokelat Hangat
ilustrasi tampilan secangkir cokelat hangat (canva.com/@afloimages)
Share Article

Duduk, terdiam, merasakan secangkir cokelat hangat
Rasanya manis seperti bintang dan bulan yang saling menyapa
Di setiap malam yang tersenyum cerah
Membentuk kisah romantis tanpa henti

Sinyal secangkir cokelat hangat yang menenangkan
Memberi arti di setiap kata
Bagaikan matahari di kala senja yang tak pernah berbisik
Namun memberi warna di sudut langit 

Langit telah mengganti warnanya lagi
Tetapi secangkir cokelat hangat masih ada
Memberi aroma yang khas melantunkan intuisi
Membawa irama yang sejalan pada setiap lirik yang tertulis dalam memori

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Mendung yang Tak Bisa Dibagi

26 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Lemah Tapi Kuat

[PUISI] Lemah Tapi Kuat

25 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Secercah Gelisah

[PUISI] Secercah Gelisah

24 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction