Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kota Hujan

[PUISI] Kota Hujan
pixabay.com/Free-Photos

Suaranya tidak lagi berbohong
Di bawah rintik rindu
Hatinya bersembunyi di balik jendela

Dirinya tetap mematung di sana
Menanti si pujaan datang menghampiri
Mengharap kelabu berhenti menangis

Sungguh kemalangan tidak ingin pergi
Si pujaan tidak lagi ada
Meninggalkan kota dengan kebisuan
Tiada niatan akan kembali
Si pujaan mendengar pada larangan takdir

Kepada yang menunggu di bawah hujan
Kota hujan akan menyimpan kenangan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Inneke Utami
EditorInneke Utami
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Mengais Ironi

04 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kelam Malam Silam

[PUISI] Kelam Malam Silam

04 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menitip Doa

[PUISI] Menitip Doa

03 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Bius Standar Ganda

[PUISI] Bius Standar Ganda

02 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Jiwa yang Lapuk

[PUISI] Jiwa yang Lapuk

02 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Hilang

[PUISI] Hilang

01 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kopi Tanpa Asap

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction