Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kubang Harapan

[PUISI] Kubang Harapan
ilustrasi seseorang di keramaian pada malam hari (pexels.com/Paweł L.)

Langkahku tak pasti dalam gemuruh angin

Terpana elok bunga di luar sana,

membeku di setiap persimpangan

Beradu mata dan kehilangan kata

pada setiap kesempatan

Pandanganku tak tentu arah

Mendamba sesuatu yang tak terjamah

Kala malam berkuasa, semuanya tak jelas

Mengutuk diri lebih dalam melebihi realitas

Meski tubuhku tak putih sempurna, logikaku tetap berjalan

Anggap mereka hanya bualan, seorang idealis yang terbunuh perlahan

Tutup mata, menjelma mereka yang tak aku impikan

Kehabisan napas, dalam kubang harapan

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sepuluh Surat Cinta

09 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Perjalanan Lara

[PUISI] Perjalanan Lara

09 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Asal Bapak Senang

[PUISI] Asal Bapak Senang

06 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rindu Rumah

[PUISI] Rindu Rumah

05 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Setipis Alasan

[PUISI] Setipis Alasan

04 Apr 2026, 21:27 WIBFiction