Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kucing pun Ikut Menari

[PUISI] Kucing pun Ikut Menari
ilustrasi mahasiswa berorasi (pexels/Febry Arya)

Negeriku kini dilanda cinta yang menguji para pujangga
Di setiap sudutnya ada konflik yang berkanca
Tampil seakan merobek isi dada
Sebagian menari sebagian berdesak karena derita

Kepada siapa lagi mereka menitip harapan
Sebab pesohor dan pesihir bersatu di meja makan
Bukan merundingkan kedamaian, tapi ingin mematahkan keadilan
Bak kucing menari tanpa tahu ia telah kelaparan

Ekspektasi para penerus nyaris usang dan basi
Karena penikmat singgasana tak lagi memiliki intuisi
Bukan kurang pandai dan berisi
Tapi lebih memilih kursi dan sensasi

Entah sampai kapan negeri ini ditiduri oleh para pembenci
Yang merasa nyaman menabur bunga berduri
Tanpa peduli setiap sanak famili
Dalam berjuang menata hidup yang tak pasti

Tolitoli, 03 Maret 2022

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction