Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Lampion Sang Pembawa Cinta dan Harapan

[PUISI] Lampion Sang Pembawa Cinta dan Harapan
ilustrasi lampion (pixabay.com/pixel2013)

Cinta kepada sang maha cinta
Mengukir kisah pada kata
Satu persatu terangkaikan makna
Aku adalah seorang hamba

Waktu adalah pelajaran
Ketika lelah tanpa tumpuan
Sayup-sayup kudengar firman Tuhan
Setiap jodoh sudah tertuliskan

Lantunan doa di sepertiga malam
Menyentuh hati yang telah lama diam
Sedu sedan itu tanpa muram
Aku di sini bergumul dalam lembah hitam

Cahaya nan benderang
Datang memanggil dan mengundang
Sudah terlalu jauh aku pada sudut pandang
Sambut kembali lembaran-lembaran yang lama hilang

Rona atau tawa
Bergelimang memeluk dosa
Aku hanya seorang hamba
Menuntun hati pada sebuah doa

Ini adalah anugerah
Nikmat Tuhan yang begitu indah
Fatamorgana mulai berbicara
Waktu mu terbuang sia-sia

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Siap, Sungguh, Tahu

08 Mei 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Kegagalan

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pantang Terusir

[PUISI] Pantang Terusir

06 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lampu Kota

[PUISI] Lampu Kota

05 Mei 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Lima Jenis Cinta

[PUISI] Lima Jenis Cinta

04 Mei 2026, 09:48 WIBFiction
[PUISI] Peluh yang Bersemi

[PUISI] Peluh yang Bersemi

04 Mei 2026, 05:04 WIBFiction