Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Langit yang Mengingatkanku
ilustrasi seseorang sedang memandang langit sore (pexels.com/Vlad Bagacian)

Di suatu sore yang cerah
Aku terdiam memandang langit
Warnanya seperti lukisan lama
Tenang dan nyaris tak bercela

Sejenak riuh di kepalaku mereda
Hal-hal yang mengganggu perlahan menjauh
Mungkin aku memang perlu menengadah
Agar tak terus tenggelam dalam resah

Dari langit yang sederhana itu
Aku belajar mengecilkan kekhawatiran
Rupanya tidak semua yang kutakuti
Sebesar yang kubayangkan

Lain kali saat pikiranku kusut
Aku ingin memberi diriku jeda
Belajar melangkah tanpa memaksa arah
Dan menerima yang tak bisa kukendalikan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team