Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Langit yang Mengizinkanku Menyapamu
ilustrasi seseorang menatap langit (unsplash.com/M M)

Waktu akan terus bergulir, meskipun tanpa dirimu
Seolah menertawakanku yang masih diam saja
Terjebak kenangan yang membuatku membeku,
Tak mengizinkanku melangkah lebih jauh

Kasih, dunia seolah berhenti dan kehilangan pesonanya
Tidak lagi menawarkan warna yang dulu kau bawa
Sejak takdir merebutmu dari sisiku
Membiarkanku seorang diri menanggung rindu

Namun sekalipun hampir seisi dunia sudah kelabu
Langitnya tetap berwarna biru
Mataku akan selalu singgah di sana untuk menyapamu
Dengan hati yang dilanda sendu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team