Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Langkah Pertama setelah Hujan

[PUISI] Langkah Pertama setelah Hujan
ilustrasi seorang wanita yang berjalan pelan saat hujan (pexels.com/Lerone Pieters)

Jalanan masih basah
Menyimpan jejak langit yang baru reda
Dan aroma tanah menyeruak
Seperti pengingat
Bahwa bumi pun pernah menangis

Aku berjalan perlahan
Melewati genangan kecil
Yang memantulkan langit pucat
Dan tiba-tiba terasa
Bahwa hari ini lebih ringan daripada kemarin

Setiap langkah membawa bisikan
Bukan tentang masa lalu yang patah
Melainkan tentang peluang yang tumbuh
Dari sisa badai tadi
Diam-diam namun pasti

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Senyum Kecil

[PUISI] Senyum Kecil

14 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Persimpangan Hari

[PUISI] Persimpangan Hari

13 Mei 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Aku Cemburu

[PUISI] Aku Cemburu

13 Mei 2026, 05:04 WIBFiction