Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Langkah yang Menyisakan Riak
ilustrasi genangan air hujan (pexels.com/Noelle Otto)

Aku melangkah ke genangan yang tenang
Langit pucat yang tadinya berdiam permukaan
Kini terpecah oleh berat yang kubawa
Air naik dan jatuh oleh satu pijakan

Cipratan air bagai berteriak
Membasahi kaki yang terkadang ragu
Lingkaran riak melebar perlahan
Membawa bayangan yang tadinya utuh

Setiap langkah selalu punya akibat
Tidak ada yang maju tanpa jejak
Namun semua hanya akan berubah bentuk
Hingga kembali menjadi genangan yang tenang

Langkahku terus melaju ke depan
Namun kaki ini sudah terlanjur basah
Satu langkah yang terlihat sederhana
Menyadarkan akibat dari setiap pilihanku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team