Luka ini belajar bergerak perlahan
Ia mengikuti setiap langkah
Tidak sembuh tidak pula pergi
Hanya tinggal menemani waktu
Pagi menyapanya tanpa empati
Siang memaksanya tetap berdiri
Malam menyimpan denyut diam
Di sela napas yang tertahan
Luka tidak selalu meminta belas
Ia hanya ingin diakui ada
Bahwa bertahan juga bentuk keberanian
Meski dilakukan dalam senyap
Maka aku berjalan bersamanya
Tidak cepat tidak pula mundur
Luka ini bukan akhir cerita
Ia bukti aku masih hidup
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Luka yang Berjalan
![[PUISI] Luka yang Berjalan](https://image.idntimes.com/post/20241013/ana-gabriel-z7bg-pjf7se-unsplash-f96a2f31398211c36c1d614d2c908814-af8ffa86d5575f969cae8c35449e150a.jpg)
ilustrasi berjalan di pantai (unsplash.com/Ana Gabriel)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- [PUISI] Kepada Ramadan11 Feb 2026, 05:04 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- [PUISI] Menjaga Waras dalam Dekapan Luka12 Feb 2026, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Barangkali Menyerah Juga Bentuk Keberanian16 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Terlalu Banyak16 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tentang Hari Esok yang Belum Tiba15 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Mimpi dengan Alur yang Padat15 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Aku Hanyalah Rapuh yang Terpendam15 Oct 2026, 09:07 WIB
[PUISI] Napas Kecil di Tengah Asap15 Oct 2026, 07:25 WIB
[PUISI] Telanjur Berharap pada Hal yang Samar15 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Bahagia Sebesar Remah Roti14 Oct 2026, 22:22 WIB
[PUISI] Ketika Takdir Menghunuskan Lara14 Oct 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Jika Awan Sudi14 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Setelah Lelah, Apa yang Tersisa?14 Oct 2026, 17:57 WIB
[PUISI] Rumah Bernama Ibu 14 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Mengira Singgah sebagai Rumah14 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Sebelum Senja Benar-benar Pergi13 Oct 2026, 21:27 WIB
[PUISI] Debu Diatas Kelopak13 Oct 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Pesona Bentala Memahat Pemikat Nirwana13 Oct 2026, 10:07 WIB
[PUISI] Suara dari Sudut Kota yang Lupa 13 Oct 2026, 09:25 WIB
[PUISI] Jadilah Lampu Jalan13 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tarian Indah dalam Bayangan Diri12 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Ada Lelah yang Tak Pandai Bersuara12 Oct 2026, 16:47 WIB