Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Malam Nanti Kita Akan Meninggalkan Tanah Biadab Ini

[PUISI] Malam Nanti Kita Akan Meninggalkan Tanah Biadab Ini
ilustrasi hutan sambangan (pixabay.com/gunawanteguh)

Malam nanti kita akan meninggalkan tanah biadab ini
Akan kugendong engkau di punggung
Tak peduli borok di kaki sudah berat untuk membawa diri sendiri
Tak peduli tangan lemah yang sewaktu-waktu bisa patah

.

Di tempat ini tak ada kepastian
Luka-luka terus-menerus mengiris
Perih-perih terus-menerus menggerus

.

Kita akan hancur
Perlahan
Menahan
Lantas tumbang

.

Maka, naiklah ke punggung
Setelah engkau kemas harapan yang teremas
Engkau buang beban berat yang menjerat

.

Malam nanti kita akan meninggalkan tanah biadab ini
Ditemani cahaya bulan
Melintasi kesunyian
Sampai ke pelukan Tuhan

.

Jakarta, 23 Desember 2021

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lily Rosella
EditorLily Rosella
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Titik yang Enggan Dijemput Garis

25 Mar 2026, 19:22 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction